Temen-temen aku di pangururan sangat suka bernyanyi. Contohnya, ya si Dinda. Tapi bukan cuma si Dinda, semua temen-temenku sebenarnya suka bernyanyi. Ada temanku si Winda juga suka menyanyi. Dan rata-rata memang suaranya bagus-bagus. Mereka menyanyikan segala jenis lagu. Lagu batak, lagu rohani, lagu pop indonesia. Tapi yang nggak pernah mereka nyanyiin itu, lagu barat sama lagu dangdut. Mereka mungkin nggak kenal sama lagu dangdut atau lagu barat ya?

Salah satu contoh lagu yang terkenal di sini adalah P.U.S.P.A alias Putuskan Saja Pacarmu yang dinyanyiin sama ST12. Semua temen-temen aku sangat suka menyanyikan lagu ini. Lagu ini tuh SANGAT populer di pangururan. Dinda hobi banget nyanyi lagu ini. Kan ada lirik lagu itu yang begini, “putuskan-lah saja pacarmu, lalu bilang i love you padaku”. Kata-kata “-mu” dan “-ku” nya suka diganti sama nama orang. Misalnya, si Dinda suka nyanyi lagu ini sama si siti begini, “putuskanlah saja si polto, lalu bilang i love you pada BOTIK”. Polto itu kepanjangan dari Polisi Toba, Polisi Toba sendiri artinya aku kurang ngerti, yang jelas nggak bagus artinya. Kalo Botik itu nama seorang cowo super gendut di kelas 7-G. Namanya beneran botik loh. Yang lucunya, botik itu artinya pepaya. Pokoknya lagu ini populer banget, dan sangat disukai.

Aku kurang tau, apa di jakarta lagu ini terkenal juga? Aku pernah nonton sih di silet tentang lagu P.U.S.P.A ini. Yah, kalo sampe masuk silet, berarti lagu ini cukup terkenal ya di jakarta?

Ada lagi lagu yang nggak kalah terkenal, yaitu Bukan Superstar-nya Project Pop sama Dik-nya Wali Band. Bukan Superstar tuh cukup terkenal di kalangan anak SMP dan SMA di sini. Saking populernya, banyak anak2 (biasanya cowo) yang mengganti lirik “ku bukan superstar, kaya dan terkenal. ku bukan saudagar yang punya banyak kapal” dengan “ku bukan naruto, naritik na oto. ku bukan sasuke yang suka makan sate” Naritik na oto itu sendiri artinya “yang gila dan yang bodoh”. Dik-nya wali band juga terkenal. “Ku akan menjagamu, di bangun dan tidurmu” sering banget dikumandangkan sama temen-temenku.

Setelah begitu lama aku tinggal di lingkungan di mana lagu “P.U.S.P.A” sangat disukai, aku lama-lama juga jadi suka bersenandung lagu itu. “Jangan-jangan kau menolak cintaku..” kadang-kadang suka aku nyanyikan waktu lagi belajar di sekolah, atau lagi nonton tv. Aku heran sendiri. Biasanya aku kurang suka lagu-lagu jenis begini, yang melayu-melayu gitu. Tapi aku kok jadi suka menyenandungkannya? Emm, mungkin karena banyak orang di sekitarku yang suka nyanyiin, jadi aku terpengaruh? Nggak tau lah.

Begitulah kawan-kawan, selera musik orang2 di pangururan.

Advertisements