Kan sekarang isu beredarnya makanan bermelamin lagi sering-seringnya terdengar. Tepatnya, makanan dari china yang mengandung susu. Terus ternyata, salah satu makanan yang mengandung melamin itu adalah oreo wafer stik. Kebetulan dulu di jakarta, kalo belanja di supermarket kita suka beli oreo wafer stik itu. Nah,waktu tau oreo wafer stik ada melamin-nya, aku sama ka irene langsung kaget. Ah, serius? Masa sih, yang bener? Kira-kira begitulah tanggapan kami. Tapi cuma sebatas itu. Lain halnya dengan mamaku. Mamaku tuh emang sangat peduli sama yang namanya kandungan gizi makanan, terus ke-higenis-an makanan, pokoknya begitu lah. Mama juga kaget waktu denger oreo masuk ke kategori makanan ber-melamin. Inilah yang dikatakan mama.

mama: “kita nggak pernah beli oreo jenis begitu kan?”
hanna: “yah pernah lah”
irene: “iya nih, mama gimana sih, orang kita sering beli”
mama nggak menyerah dengan pernyataan itu
mama: “ah, mama nggak pernah beli tuh”
hanna: ” mama nggak percaya deh, kita tuh waktu itu setiap hari beli”
tiba-tiba mama senyum
mama: “ah, bukan. kita beli oreo yang biasa kali, yang sandwich itu”
irene: “iya, tapi yang wafer stik kita juga sering beli”
mama: “duh, gimana tuh. kalian sih, mama kan udah bilang..blablabla..”

Begitulah. Ada juga ke-parno-an mama yang lain. Ceritanya kami habis pulang dari siantar. Mama kan beli roti dan makanan2 lainnya di toko roti ganda, terus tiba-tiba di rumah mama bilang begini.

mama: “waduh, gawat”
bapak: “kenapa? ada yang tinggal?”
irene: “kenapa sih ma?”
mama: “mama beli khong guan”
kita bertiga (aku, bapak, ka irene) bingung
hanna: “lha? emang kenapa”
mama: “ada melaminnya nggak ya?”

Habis itu bapak langsung meyakinkan mama kalo khong guan itu MD alias dibuat di Indonesia dan pake bahan baku dari Indonesia juga. Mama akhirnya teryakinkan.

Begitulah kawan-kawan. Mama sangat peduli terhadap apa yang kami makan. Kadang-kadang malah TERLALU peduli sehingga malah jadi bikin sebel. Padahal udah pengen banget makan, tapi mama bilang nggak boleh dimakan karena tadi kena debu-lah, dihinggapin lalat-lah. Tapi enak juga.

Advertisements