Setelah kira2 dua bulan tinggal di samosir, aku udah bisa sedikit bahasa batak. Emang, walaupun orang batak, aku sama sekali ga bisa bahasa batak waktu dulu. Tapi sekarang mulai bisa. Walaupun yg aku bisa masih ucapan2 sehari2 yg sederhana.

Emang belajar bahasa batak tuh penting. Soalnya, kalo ga bisa berbahasa batak, susah berkomunikasi. Sebenernya orang sini bisa pake bhs indonesia, cuma kalo pake bhs indonesia, rasanya ga akrab dan percakapan jadi kaku.

Akhirnya, demi supaya bisa ngomong dlm bhs batak, aku berguru sama 3 teman sekelasku. Murni Sihombing, H.Wandi Sigiro, dan Kristianto Gurning. Dari ketiganya, murni lah yg paling aktif mengajar aku. Wandi dan Kris cuma kadang2 aja. Nah, sebagai gantinya mereka ngajarin aku bhs batak, aku mengajari mereka bhs inggris.

Pelajaran dimulai dgn kata2 sederhana yg sering diucapkan dalam prcakapan sehari2. Seperti daong dan ido (tidak dan iya), adong dan dang adong (ada dan tidak ada), atau ahu dan ho (aku dan kamu). Terus kata2 itu diaplikasikan dalam sebuah kalimat. Seperti, adong do kamus mi? (ada-nya kamus mu) atau didia bukuku (dimana bukuku). Menurutku sih, bahasa batak cukup mudah dipelajari. Tapi vocab-ku masih sangat sedikit, jadi mau berbicara susah.

Untuk menjawab pertanyaan teman2ku, aku sudah bisa pake bhs batak. Kalau ada teman yg bertanya, ‘adanya pulpenmu han?’ aku sudah bisa menjawab, ‘adong’. Atau kalau mau bertanya berapa pulpen temanku, aku bilang, ‘piga do pulpen mi?’. Kalau temen2ku denger aku ngomong bahasa batak, mereka heran. Biasanya mereka bakal nanya, ‘bisa nya kau berbahasa batak?’. Ditanya begini, aku cuma tersenyum aja.

Murni bilang, aku cepat banget belajarnya. “Hanna, pintar kali kau. Cepat kali belajarnya kau.” begitu kata dia. Aku senang sih, dibilang begitu sama dia. Ada temanku yg juga pindahan, dia udah 2 tahun di samosir, tapi belum bisa berbahasa batak. Menurutku sih, itu gara2 dia ga punya kemauan untuk belajar (cieh). Jadinya ga bisa. Kalo aku sih, tekatnya 6 bulan udah lancar berbahasa batak. Hahaha..mudah2an saja.

See you, readers!

nb: aku nemu artikel2 di google yg bilang bahwa bahasa batak toba udah mulai punah. emang ya, orang batak sekarang jarang yg mau belajar bahasa batak. malu lho, orang batak tp ga bsa ngomong dalam bhs batak. wali kelasku aja, heran waktu tau kalo aku ga bisa bhs batak. “malulah kau”, begitu katanya. jadi, yg orang batak tp ga bisa berbahasa batak (biasanya yg seumuran dnganku nih), ayo belajar! sama orangtuanya, atau dengan baca2 postingku juga bisa (hehe..promosi)! proud to be BATAK!!

Advertisements